
Penyidik Tindak Pidana Korupsi Mapolresta Parepare langsung menanggapi temuan Bawasda Parepare terkait adanya indikasi kerugian negara senilai ratusan juta rupiah pada tahun anggaran 2008 yang dikelola Bagian Kesra Pemkot Parepare.
Kasat Reskrim Polresta Parepare AKP Agustinus mengatakan, pihaknya tengah mempelajari dan mengumpulkan sejumlah bukti terkait sejumlah proyek di Bagian Kesra Pemkot Parepare.
Berdasarkan pengakuan Kepala Bawasda Parepare Hatta Buroncong, sejumlah kegiatan yang dikelola Bagian Kesra Pemkot Parepare, diketahui tidak terealisasi. Total anggaran proyek tersebut mencapai Rp321 juta pada APBD 2008.
"Masih dalam tingkat penyelidikan polisi terkait apakah ada kerugian negara atau tidak. Kalau ditemukan indikasi kuat, kita akan memanggil sejumlah pihak yang terkait" singkat Agustinus.
Diketahui, beberapa waktu lalu Bawasda Parepare telah melakukan audit di Bagian Kesra Pemkot Parepare dan menemukan indikasi kerugian negara senilai ratusan juta rupiah pada tahun anggaran 2008.
Proyek tersebut antara lain kegiatan pemeliharaan WC umum di Lapangan Andi Makkasau senilai Rp10 juta, dan pemeliharaan sarana panjat tebing di tempat yang sama, senilai Rp21 juta.
Nilai total kegiatan tersebut senilai Rp31 juta. Bukan itu saja, kegiatan pemeliharaan Lapangan Andi Makkasau senilai Rp40 juta, pembinaan pengawasan napza senilai Rp125 juta, dan dana pembinaan pengawasan HIV/AIDS Rp125 juta, juga ditemukan bermasalah.
Hatta Buroncong mengatakan, pihaknya juga tengah melakukan pemeriksaan terhadap tiga kegiatan tersebut. "Pekan depan diusahakan rampung," pungkas dia.
Terpisah, Kepala Seksi Evaluasi Dan Pelaporan Bawasda Parepare Baharuddin Tahir menambahkan, dua kegiatan fisik di Bagian Kesra yakni pemeliharaan WC dan pemeliharaan panjat tebing diketahui diberikan kepada rekanan pelaksana.
Saat dimintai keterangan oleh Bawasda, rekanan pelaksana menyebutkan bahwa pemeliharaan WC berupa pengecatan atap dan perbaikan lantai sudah selesai.
Sementara sarana panjat tebing juga sudah dilakukan pengecatan rangka dan perbaikan paving blok. "Jelasnya, ada temuan setelah melihat kondisi di lapangan. Hasil temuan ini selanjutnya kita laporkan kepada walikota," kata Baharuddin.


